Ketua KADIN Parigi Moutong: Pergeseran Pasar Durian Global Tantang Kualitas Produk Indonesia
Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kabupaten Parigi Moutong, Faradiba Zaenong, baru-baru ini mengungkapkan bahwa dunia perdagangan durian global sedang mengalami pergeseran yang cukup signifikan. Tren ini tidak hanya menjadi tantangan, tetapi juga membuka peluang bagi Indonesia untuk meningkatkan daya saing produk durian di pasar internasional.
Pergeseran Pasar Durian Global
Menurut Faradiba, situasi ini merupakan sinyal penting bagi Indonesia untuk memperkuat posisinya dalam industri durian internasional. Dua negara yang selama ini menjadi pemasok utama durian ke Tiongkok, yaitu Vietnam dan Thailand, sedang menghadapi sejumlah kendala yang mempengaruhi ekspor mereka. Vietnam, contohnya, telah menghentikan sementara ekspor durian ke Tiongkok akibat pengetatan standar pengujian keamanan pangan yang diterapkan oleh pemerintah setempat.
Di sisi lain, Thailand sedang mengalami masalah distribusi yang menyebabkan harga durian di tingkat petani merosot. Hal ini tidak hanya berdampak pada pendapatan petani, tetapi juga memicu pergeseran produksi ke durian beku. Transformasi ini menjadikan pasar Tiongkok sekarang beralih menjadi pasar pembeli, di mana para importir memiliki dominasi yang kuat dengan menahan harga serta memperketat kriteria kualitas yang harus dipenuhi oleh produk durian yang mereka beli.
Menjaga Kualitas Produk
Faradiba menegaskan bahwa dalam konteks seperti ini, hanya produk yang memenuhi standar kualitas tinggi dan memiliki konsistensi pasokan yang dapat bertahan. “Ini bukan sekadar tentang penurunan harga, tetapi lebih kepada tantangan nyata terhadap kualitas, integritas, dan kesiapan kita untuk memasuki pasar global,” jelasnya. Pesan ini sangat penting untuk disampaikan kepada semua pihak yang terlibat dalam rantai pasok durian, mulai dari petani hingga eksportir.
Ancaman Internal dan Pentingnya Integritas
Dalam menghadapi dinamika yang terjadi, Faradiba mengingatkan bahwa ancaman terbesar tidak hanya berasal dari faktor eksternal, tetapi juga dari praktik-praktik internal yang dapat merusak reputasi pasar. Ia sangat menekankan pentingnya menjaga integritas dalam setiap langkah yang diambil oleh pelaku industri durian.
“Praktik manipulasi kualitas, pencampuran buah yang tidak layak ekspor, serta ketidakkonsistenan dalam pasokan harus dihentikan. Pasar global tidak bisa ditipu. Sekali kepercayaan hilang, maka peluang bagi kita akan tertutup,” pungkasnya dengan tegas. Ini adalah panggilan untuk bertindak bagi semua pihak yang terlibat agar berkomitmen pada kualitas dan transparansi.
Peluang untuk Indonesia
Meskipun tekanan di pasar durian global saat ini sangat tinggi, Faradiba melihat adanya peluang besar bagi Indonesia untuk mengisi kekosongan pasokan yang ditinggalkan oleh negara lain. Dengan kondisi pasar yang berubah, Indonesia bisa menjadi alternatif utama bagi Tiongkok dalam hal pasokan durian berkualitas. Kesempatan ini harus dimanfaatkan dengan baik agar Indonesia tidak tertinggal dalam persaingan global.
Akan tetapi, peluang ini hanya bisa dicapai jika semua elemen dalam rantai pasok, mulai dari para petani, pengumpul, hingga eksportir, bersatu dan berkomitmen pada standar yang sama, yaitu kualitas, disiplin, dan konsistensi. Ini adalah kunci untuk meraih sukses di pasar internasional yang semakin kompetitif.
Himbauan untuk Petani dan Pelaku Usaha di Sulawesi Tengah
Dalam pernyataan resminya, KADIN Kabupaten Parigi Moutong mengajak seluruh petani dan pemasok durian di wilayah Parigi Moutong serta seluruh Sulawesi Tengah untuk memanfaatkan momentum ini sebagai titik balik dalam meningkatkan standar industri durian. Peningkatan kualitas dan disiplin dalam proses produksi akan sangat menentukan keberhasilan dalam menghadapi persaingan pasar global.
- Fokus pada kualitas produk durian yang dihasilkan.
- Menjaga konsistensi dalam pasokan untuk memenuhi permintaan pasar.
- Menghindari praktik manipulasi dan pencampuran buah yang tidak layak.
- Berkomitmen untuk meningkatkan standar produksi.
- Berkoordinasi dengan pemerintah dan lembaga terkait untuk mendapatkan dukungan.
Dengan langkah-langkah yang tepat, diharapkan Indonesia dapat memanfaatkan pergeseran pasar durian global ini untuk memperkuat posisinya sebagai salah satu pemasok utama durian ke pasar internasional, khususnya Tiongkok.




