slot depo 10k slot depo 10k
#BelawanHUKUM & KRIMINALMedanPolres Pelabuhan BelawanPOLRIRaziaTawurantitik rawan kejahatanTNI

Operasi Gabungan Malam di Belawan: Empat Remaja Ditangkap oleh Petugas Keamanan

Malam di Belawan tiba-tiba menjadi tegang saat petugas keamanan melaksanakan operasi gabungan besar-besaran. Pada malam antara Sabtu (4 April 2026) hingga dini hari Minggu (5 April 2026), TNI, Polri, dan Pemerintah Kota Medan melakukan penyisiran di beberapa lokasi yang rawan terjadi kriminalitas. Hasil dari operasi ini adalah penangkapan empat remaja yang diduga terlibat dalam tawuran, yang sudah cukup meresahkan masyarakat setempat.

Tujuan dan Fokus Operasi Gabungan

Operasi gabungan ini menandakan keseriusan aparat dalam memberantas aksi kriminal di wilayah tersebut. Dengan fokus utama pada pencegahan tawuran, begal, dan kejahatan lainnya, kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan rasa aman bagi masyarakat Belawan yang kerap kali merasa terancam oleh tindakan kriminal, terutama di malam hari.

Persiapan Sebelum Operasi

Kegiatan dimulai dengan apel gabungan yang berlangsung di Kantor Camat Medan Belawan pada pukul 23.15 WIB. Camat Medan Belawan, Robby Kurniawan, memimpin apel ini, didampingi oleh Kolonel Laut (PM) Triono Adi Susilo dari Dan Pomal Koarmada I. Dalam kesempatan itu, Triono menegaskan pentingnya kolaborasi antarinstansi untuk menjaga keamanan di wilayah tersebut.

Penyisiran Lokasi Rawan

Setelah apel, petugas langsung bergerak menuju beberapa titik yang sudah dikenal sebagai daerah rawan. Beberapa lokasi yang disisir antara lain:

  • Jalan P. Ambon
  • Kawasan Yapim
  • Lorong Belanak
  • Lorong Bawal
  • Lorong Melati

Wilayah-wilayah ini selama ini sering disebut sebagai “zona merah” karena tingginya aktivitas tawuran dan kejahatan lainnya yang terjadi pada malam hari.

Penangkapan dan Identitas Para Tersangka

Dari hasil operasi, petugas berhasil mengamankan empat remaja. Mereka adalah Sutan Halomoan Hasibuan (26) dan Samuel Simangunsong (19), yang merupakan warga dari Kelurahan Belawan Bahari. Dua remaja lainnya, Hiraldo Sitinjak (18), seorang pelajar SMA asal Sicanang, dan Agung Pratama (15), warga Kelurahan Belawan I, juga turut diamankan di lokasi berbeda.

Proses Hukum dan Tindakan Selanjutnya

Tiga dari remaja yang ditangkap kini sedang menjalani pemeriksaan di Markas Komando Polisi Militer Angkatan Laut (Pomal) Koarmada I. Sedangkan Agung Pratama, yang masih di bawah umur, ditempatkan di Kantor Camat Medan Belawan untuk penanganan yang lebih sesuai dengan usianya.

Keterlibatan Berbagai Unsur Keamanan

Operasi gabungan ini melibatkan berbagai unsur, termasuk TNI Angkatan Laut, TNI Angkatan Darat, dan Polri, serta dukungan dari jajaran Pemerintah Kota Medan. Langkah ini merupakan bagian dari strategi terpadu untuk menekan angka kriminalitas dan mengembalikan rasa aman bagi masyarakat Belawan.

Komitmen Keamanan Berkelanjutan

Pihak aparat menegaskan bahwa operasi serupa akan terus dilakukan secara berkala. “Kami berkomitmen untuk memastikan tidak ada ruang bagi pelaku kejahatan di Belawan. Ini adalah komitmen bersama untuk menciptakan keamanan,” tegas salah satu petugas yang terlibat di lapangan.

Dengan adanya operasi gabungan malam di Belawan ini, diharapkan masyarakat dapat merasakan peningkatan keamanan dan ketenangan. Aparat keamanan akan terus berupaya untuk menjaga wilayah ini dari tindakan kriminal dan memberikan perlindungan bagi warga setempat.

Related Articles

Back to top button