
Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, RSUD Mohammad Zyn (RSMZ) Sampang melakukan berbagai langkah strategis. Salah satunya adalah melalui Forum Komunikasi Publik (FKP) yang dilaksanakan di aula lantai dua RSMZ. Forum ini merupakan medium penting untuk evaluasi dan peningkatan mutu layanan kesehatan.
Partisipasi Penting dalam Forum Komunikasi Publik
Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pihak penting, termasuk Plt. Direktur RSMZ, dr. Bhakti Setiyo Tunggal, Ketua DPK PPNI RSMZ Salman Farisi S.Kep.,Ns., Kabid Pelayanan Medis dr. Siti Hotimah, Humas RSMZ Amin Jakfar, perwakilan Dinas Kesehatan, jajaran manajemen RSMZ, serta tokoh masyarakat.
Dr. Bhakti Setiyo Tunggal, Plt. Direktur RSUD Mohammad Zyn, menegaskan bahwa fungsi forum ini lebih dari sekadar seremonial. Menurutnya, forum ini merupakan alat evaluasi kritis bagi manajemen untuk memahami kekurangan dan mencari solusi atas tantangan pelayanan kesehatan yang semakin dinamis di Sampang.
Peningkatan Jangkauan Layanan RSMZ
Jangkauan pelayanan kesehatan di RSMZ kini semakin luas. Pasien yang datang bukan hanya dari Sampang, tetapi juga dari berbagai wilayah luar daerah. Menurut dr. Bhakti, ini mencerminkan tingginya kepercayaan masyarakat Madura terhadap fasilitas medis yang disediakan oleh RSMZ.
Dr. Bhakti juga secara terbuka mengakui bahwa ada tantangan besar terkait kapasitas sarana dan prasarana. Saat ini, rumah sakit tersebut hanya memiliki 225 tempat tidur untuk melayani populasi penduduk yang mencapai ratusan ribu jiwa.
Komitmen Terhadap Pelayanan Prima
“Kami menyadari masih ada keterbatasan fasilitas. Untuk itu, kami menyampaikan permohonan maaf sekaligus berkomitmen penuh untuk terus melakukan perbaikan kedepan,” ujar dr. Bhakti.
Sementara itu, dr. Siti Hotimah, Kepala Bidang Pelayanan Medis RSUD Mohammad Zyn, menjelaskan bahwa seluruh operasional rumah sakit mengacu pada standar pelayanan publik yang transparan, akuntabel, dan responsif. Hal ini selaras dengan amanat Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik.
Optimalisasi Pelayanan dengan Sistem Digital
Sebagai solusi terhadap penumpukan antrean, dr. Siti Hotimah mendorong masyarakat untuk memanfaatkan sistem digital. Salah satunya adalah dengan menggunakan aplikasi Mobile Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) untuk memangkas waktu birokrasi pendaftaran.
“Pemanfaatan Mobile JKN diharapkan bisa mempercepat pelayanan rawat jalan secara signifikan, sehingga pasien tidak perlu lagi menunggu lama di rumah sakit,” jelasnya.
Aspirasi Masyarakat Sebagai Input Penting
Manajemen RSMZ berharap bahwa aspirasi dan masukan dari berbagai elemen masyarakat bisa menjadi bahan evaluasi untuk perbaikan layanan yang berkelanjutan. Dengan begitu, layanan prima di RSMZ bisa terwujud.
Sinergi antara penyedia layanan dan penerima manfaat ini diharapkan bisa mewujudkan standar kesehatan yang optimal bagi masyarakat Sampang dan luar daerah.