Polri Tingkatkan Kewaspadaan terhadap Cuaca Ekstrem dan Premanisme dalam Operasi Ketupat 2026

Kepala Kepolisian Resor Serang Kota, AKBP Yudha Satria, menjadi penghubung antara Kapolri dan masyarakat ketika ia membacakan amanat dalam Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Maung 2026 yang diselenggarakan di wilayahnya. Acara ini menjadi penting dalam memastikan persiapan pengamanan selama masa perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah.

Operasi Ketupat Maung 2026: Sebuah Pengenalan

Dilaksanakan dari tanggal 13 hingga 25 Maret 2026, Operasi Ketupat Maung 2026 merupakan operasi yang bertujuan untuk menjamin keamanan, ketertiban, dan kelancaran arus mudik dan arus balik selama Lebaran. Pada tahun ini, masyarakat diharapkan melakukan mudik dalam dua gelombang, yakni pada tanggal 13-14 Maret, sedangkan arus baliknya diprediksi akan berlangsung pada tanggal 24-26 Maret 2026.

Penyiapan Pos-pos Pengamanan

Untuk mendukung keberhasilan operasi ini, Polri bekerjasama dengan instansi terkait telah menyiapkan 1.624 pos pengamanan dan 343 pos terpadu. Pos-pos ini difungsikan sebagai pusat informasi dan pelayanan bagi masyarakat dan ditempatkan di beberapa titik strategis, termasuk jalur mudik, lokasi salat Idul Fitri, dan kawasan wisata yang diperkirakan akan ramai dikunjungi masyarakat.

Menjaga Kelancaran Arus Transportasi

Salah satu hal yang ditekankan dalam amanat tersebut adalah pentingnya menjaga kelancaran transportasi, terutama di jalur penyeberangan. Selain itu, stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok penting serta bahan bakar minyak juga perlu dipastikan. Logistik diharapkan dapat didistribusikan dengan lancar dan tepat waktu selama periode Lebaran.

Menangani Potensi Gangguan Keamanan

Dalam menjaga ketertiban dan keamanan, aparat kepolisian diminta untuk waspada terhadap potensi gangguan yang bisa terjadi, termasuk aksi premanisme. Untuk mengantisipasi hal ini, pengamanan akan melibatkan unsur pengamanan swakarsa, terutama pada jam-jam yang dianggap rawan.

Kesiapsiagaan Menghadapi Cuaca Ekstrem

Polri juga mengingatkan personelnya untuk waspada terhadap potensi cuaca ekstrem berdasarkan prediksi BMKG. BMKG memprediksi cuaca berawan hingga hujan lebat di beberapa wilayah. Oleh karena itu, personel diharapkan untuk meningkatkan kesiapsiagaan mereka, termasuk melakukan koordinasi dengan tim penanggulangan bencana.

Optimalisasi Layanan Darurat Kepolisian

Sebagai bagian dari pelaksanaan operasi ini, layanan darurat kepolisian melalui nomor 110 juga dioptimalkan. Tujuannya adalah agar masyarakat dapat segera mendapatkan bantuan apabila diperlukan.

Apresiasi dan Penghargaan

Pada penutupan amanatnya, Kapolri menyampaikan apresiasi kepada semua instansi yang terlibat, baik pemerintah daerah maupun mitra kamtibmas, atas dukungan mereka dalam pengamanan Lebaran. “Keberhasilan Operasi Ketupat merupakan tanggung jawab bersama. Jadikan setiap penugasan sebagai kehormatan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” demikian pesan yang disampaikan dalam amanat tersebut.

Terakhir, acara ini juga dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Serang dan jajaran TNI-Polri serta instansi terkait lainnya. Acara kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan pasukan dan pemeriksaan kendaraan dinas.

Exit mobile version